Akasia Education Hadirkan Speaking Foundations Masterclass untuk Bangun Fondasi Speaking Bahasa Inggris
Akasia Education menghadirkan Speaking Foundations Masterclass, program intensif selama 2,5 bulan yang dirancang untuk membantu peserta membangun fondasi speaking Bahasa Inggris yang lebih kuat melalui 30 sesi pembelajaran. Batch 1 dan Batch 2 telah selesai, sementara Batch 3 dan Batch 4 saat ini sedang berlangsung.
Akasia Education menghadirkan Speaking Foundations Masterclass, program intensif selama 2,5 bulan yang dirancang untuk membantu peserta membangun fondasi speaking Bahasa Inggris yang lebih kuat. Melalui 30 sesi pembelajaran berdurasi 90 menit, program ini berfokus pada grammatical accuracy, pronunciation, vocabulary development, fluency, serta kemampuan menyampaikan ide secara lebih jelas dan terstruktur.
Program ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pelajar yang ingin meningkatkan kemampuan speaking secara umum maupun membangun fondasi sebelum melanjutkan ke persiapan tes Bahasa Inggris seperti TOEFL iBT dan IELTS.
Sejak diluncurkan, Speaking Foundations Masterclass mendapatkan antusiasme positif dari peserta. Batch 1 dan Batch 2 telah menyelesaikan seluruh rangkaian 30 sesi pembelajaran, sementara saat ini Batch 3 dan Batch 4 sedang berlangsung.
Berawal dari Tantangan yang Sering Dihadapi English Learners
Banyak pelajar ingin berbicara Bahasa Inggris dengan lebih lancar, tetapi masih menghadapi berbagai hambatan dalam praktiknya.
Sebagian masih kesulitan membentuk kalimat dengan grammar yang akurat ketika berbicara, memiliki kosakata yang terbatas, kurang yakin dengan pronunciation, atau merasa tidak percaya diri ketika harus berkomunikasi secara spontan dalam Bahasa Inggris.
Tantangan lainnya adalah keterbatasan akses terhadap speaking partner yang kompeten. Tanpa paparan Bahasa Inggris berkualitas dan kesempatan untuk berlatih secara konsisten, peserta dapat memahami grammar secara teoritis tetapi masih kesulitan menggunakannya secara natural dalam percakapan.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Akasia Education mengembangkan Speaking Foundations Masterclass dengan pembelajaran yang menempatkan praktik sebagai bagian utama dari proses belajar.
70–80% Kelas Difokuskan untuk Speaking Practice
Berbeda dengan pembelajaran grammar yang hanya berfokus pada teori dan menghafal aturan, Speaking Foundations Masterclass menggunakan pendekatan Grammar-Focused Speaking Practice.
Konsep grammar penting diperkenalkan secara terstruktur, kemudian peserta langsung menggunakannya melalui berbagai aktivitas speaking.
Sekitar 70–80% waktu pembelajaran dialokasikan untuk speaking practice, sementara 20–30% lainnya digunakan untuk membangun pemahaman terhadap konsep yang diperlukan.
Pendekatan ini dirancang agar peserta tidak hanya mengetahui aturan grammar, tetapi secara bertahap membangun kemampuan untuk menggunakannya ketika berbicara.
Pembelajaran juga mencakup pronunciation, vocabulary development, fluency, serta pengenalan konsep seperti topic development, coherence, dan cohesion untuk membantu peserta menyampaikan gagasan dengan lebih jelas dan terstruktur.
Belajar Bersama Mentor dengan Kemampuan Native-Like English
Salah satu komponen utama Speaking Foundations Masterclass adalah kesempatan untuk mendapatkan paparan Bahasa Inggris secara konsisten melalui interaksi bersama mentor yang memiliki kemampuan native-like English.
Melalui interaksi tersebut, peserta mendapatkan contoh penggunaan grammar, pronunciation, vocabulary, dan ekspresi Bahasa Inggris yang natural sekaligus kesempatan untuk langsung mempraktikkannya dalam komunikasi.
Untuk menjaga kualitas interaksi, setiap kelas dibatasi maksimal empat peserta. Format small-group ini memberikan lebih banyak ruang bagi setiap peserta untuk berbicara, mendapatkan feedback, dan berinteraksi secara langsung dengan mentor.
Setiap batch berlangsung selama 30 sesi dengan durasi 90 menit per pertemuan, sehingga peserta memiliki waktu yang cukup untuk membangun kemampuan secara bertahap dan konsisten.
Pembelajaran Tidak Berhenti di Dalam Kelas
Akasia Education juga menerapkan pendekatan Language Acquisition through Consistent Exposure, dengan prinsip bahwa kemampuan berbahasa membutuhkan paparan dan praktik yang konsisten.
Karena itu, proses belajar tidak hanya berlangsung selama sesi live.
Peserta mendapatkan panduan pembelajaran terstruktur untuk aktivitas di dalam maupun di luar kelas, materi melalui platform pembelajaran ESL, rekaman kelas, serta buku dan berbagai learning resources yang disesuaikan dengan kebutuhan kelas.
Aktivitas di luar kelas juga mencakup latihan speaking, reading, dan listening untuk memperluas paparan peserta terhadap Bahasa Inggris sekaligus memperkuat materi yang telah dipelajari.
Selain itu, pre-assessment dan post-assessment personal digunakan untuk membantu peserta dan mentor memantau perkembangan kemampuan selama program berlangsung.
Dari Dua Batch Pertama hingga Batch 3 dan 4
Hingga saat ini, dua batch pertama Speaking Foundations Masterclass telah menyelesaikan seluruh rangkaian 30 sesi pembelajaran. Antusiasme terhadap program kemudian berlanjut dengan dibukanya batch berikutnya, dan Batch 3 serta Batch 4 kini sedang menjalani proses pembelajaran.
Respons dari peserta dua batch pertama menunjukkan bahwa pengalaman belajar yang mereka rasakan tidak hanya berkaitan dengan materi, tetapi juga dengan lingkungan belajar yang memberikan ruang untuk berlatih dan membangun kepercayaan diri.
Salah satu alumni, Pricilia, menggambarkan Speaking Foundations Masterclass sebagai pengalaman yang berbeda dari kelas online pada umumnya.
“Akasia juga menghadirkan wadah yang aman untuk membangun kembali kepercayaan diri bagi kami selama belajar di sini.”
Hal serupa disampaikan oleh Shahreza, yang mengaku awalnya mengira program tersebut akan berjalan seperti kelas Bahasa Inggris pada umumnya.
“Akasia Education memberikan pengalaman belajar jauh di atas ekspektasi saya. Saya sebagai alumni merasa puas dengan seluruh pelayanan Akasia Education.”
Respons peserta tersebut menjadi salah satu evaluasi penting bagi Akasia Education untuk terus mempertahankan dan mengembangkan kualitas pembelajaran pada batch-batch berikutnya.
Membangun Fondasi Sebelum TOEFL iBT dan IELTS
Speaking Foundations Masterclass juga dikembangkan untuk menjembatani kebutuhan peserta yang ingin mempersiapkan TOEFL iBT atau IELTS, tetapi masih perlu memperkuat kemampuan speaking dasar terlebih dahulu.
Alih-alih langsung berfokus pada strategi tes, peserta terlebih dahulu membangun kemampuan fundamental yang akan digunakan ketika berbicara: menghasilkan kalimat dengan grammar yang lebih akurat, menggunakan kosakata yang lebih beragam, meningkatkan kejelasan pronunciation, mengembangkan ide, dan berbicara dengan lebih percaya diri.
Setelah menyelesaikan program, peserta diharapkan memiliki fondasi speaking yang lebih kuat untuk komunikasi sehari-hari maupun sebagai bekal sebelum memasuki pembelajaran TOEFL iBT atau IELTS yang lebih spesifik.
Dengan telah selesainya Batch 1 dan Batch 2 serta berlangsungnya Batch 3 dan Batch 4, Akasia Education akan terus mengembangkan Speaking Foundations Masterclass sebagai ruang bagi pelajar untuk membangun kemampuan Bahasa Inggris melalui praktik yang konsisten, pembelajaran terstruktur, dan lingkungan belajar yang suportif.
Build the Foundation. Speak with Confidence.